Info ASN 2017, Info PNS 2017, Info CPNS 2017, Info PPPK 2017, Info Lowongan Kerja BUMN.

Kamis, 26 Oktober 2017

Jaring 261 Calon Peserta SKB, BNP2TKI Gelar SKD CPNS di Kantor Pusat BKN

Sahabat pembaca blog Info CPNS 2017, sudah tahukah anda bahwa Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) bekerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) menggelar Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di Kantor Pusat BKN, Rabu-Kamis (25-26/20/2017). SKD tersebut menjaring 261 calon peserta Seleksi kompetensi Bidang (SKB) yang merupakan tahap lanjutan dari SKD.

Kepala Bagian Perencanaan dan Pengembangan Pegawai BNP2TKI Dwi Heru Susanto kepada tim Humas BKN, Kamis (26/10/2017) mengatakan usai tahapan SKD dengan CAT BKN bagi yang memenuhi passing grade dan dinyatakan lolos SKD akan melanjutkan pada tahap SKB. Pada SKB, menurut Heru akan digelar tes Bahasa Inggris, Tes Potensi Akademik (TPA) dan wawancara. Tes Bahasa Inggris, sambung Heru,  direncanakan berlangsung tanggal 6 Oktober 2017 yang bekerja sama dengan Universitas Indonesia. Sementara TPA direncanakan berlangsung pada tanggal 7 Oktober 2017 yang bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). “Kedua tes tersebut akan kami laksanakan di Graha Bima Sakti, Jakarta Selatan,” tutur Dwi Heri Susanto.

Disinggung tentang CAT BKN Dwi Heru Susanto menyampaikan bahwa sistem CAT BKN sudah baik dari segi persiapan dan pelaksanaannya. “Sistem seperti ini akan memberikan kemudahan bagi para pelamar CPNS yang mengikuti seleksi ini. Selain transparan, sistem ini juga obyektif dari segi penyeleksiannya,” ucap Dwi.

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Rabu, 25 Oktober 2017

Peserta SKD Tidak Memenuhi Passing Grade Tidak Patah Semangat

Sahabat pembaca blog info seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa para peserta CPNS dari instansi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memadati lokasi tes SKD dengan CAT di Kantor Pusat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Rabu (24/10/2017). Bahkan beberapa di antara mereka yang tidak memenuhi passing grade akan tetap memberikan kontribusinya dan tidak patah semangatnya untuk ikut tes CPNS periode selanjutnya. Sedangkan, bagi peserta yang memenuhi passing grade mengapresiasi tidak adanya kecurangan dari sistem CAT yang telah mereka ikuti.

Seorang peserta SKD yang juga merupakan pegawai puskesmas Helda, salah seorang yang tidak memenuhi passing grade SKD menyampaikan bahwa akan tetap memberikan kontribusinya mengabdi di Puskesmas Tegal. “Meskipun saya tidak memenuhi passing grade di tes SKD BKKBN ini, saya akan tetap berkontribusi untuk Indonesia dengan mengabdi kepada masyarakat melalui pekerjaan saya saat ini,” tandas Helda. Sementara Jordan seorang peserta SKD yang juga tidak memenuhi passing grade menuturkan bahwa dirinya tidak patah semangat untuk mengikuti SKD berikutnya jika ada. “Walaupun saya tidak memenuhi passing grade di tes SKD ini, saya akan mencoba mengikuti SKD CPNS periode selanjutnya jika ada lowongan formasi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Tri Agustin merasa bahagia karena memenuhi passing grade. “Alhamdulillah saya memenuhi passing grade di tes ini, saya senang sekali bisa lolos karena ini kali pertama saya mengikuti SKD CPNS dengan CAT BKN. Menurut saya dengan adanya tes ini dapat menghindari adanya KKN demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik,” tutur Tri Agustin.

Peserta lainnya Adinda Ratna yang mengikuti tes CPNS untuk instansi BKKBN mengungkapkan bahwa sistem CAT ini sangat cool. “Saya bisa bilang cool karena sistemnya sendiri bisa membedakan siapa yang sedang tes, kita dari mana, wawasannya sampai mana. User interface saat saya tes juga sangat user friendly dan sangat memudahkan saat kita melakukan tes,” ungkapnya. 

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Rabu, 18 Oktober 2017

Tes CPNS 2017, Selain Transparan juga Menantang

Sahabat pembaca blog info seleksi cpns, sudah tahukah anda bahwa sistem rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini menekankan transparansi dan obyektif. Selain itu, seorang peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Kementerian Hukum dan HAM bernama Denny Agustinus Marbun (25) menganggap bobot pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh penguji sangat menantang.

“Bobotnya pertanyaannya sangat menantang. Sehingga kalau tidak belajar ya tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut,” ujar Denny, di lokasi SKB KemenkumHAM, Jakarta, Rabu (18/10).

Denny yang merupakan lulusan dari sebuah universitas swasta di Jakarta ini melamar sebagai analis keimigrasian pertama. Sebelum tes wawancara berbasis teknologi ini, Denny mengaku tidak bisa tidur karena grogi. Bahkan ia tidak bisa tidur pada malam sebelumnya. “Grogi, kebetulan ini sudah mau final, saya merasa grogi ini dari semalam tidak bisa tidur,” katanya melanjutkan cerita.

Denny adalah salah seorang peserta yang sudah lolos tahap SKB dan bersiap untuk tes tahap berikutnya. Setelah ini ia akan menghadapi tes kesamaptaan, termasuk tes kesehatan fisik dan psikologis.

Ia berkisah, memiliki kesan sendiri mengenai sistem tes CPNS tahun 2017 ini. Sebelumnya saat mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di Badan Kepegawaian Negara (BKN), ia terkesan karena monitor real time yang langsung menampilkan hasil dari apa yang sudah ia kerjakan. Hasil yang langsung bisa dilihat itu dinilai sebagai sistem yang sangat transparan dan kompetitif. Sistem ini juga menghilangkan adanya calo atau oknum dalam perekrutan PNS.

Ada dua hasil tes yang bisa langsung dilihat oleh peserta, yaitu hasil yang ditampilkan di monitor dan hasil yang sudah dicetak. “Pertama kali tes di BKN tes langsung keluar hasilnya. Kami turun ke bawah dan hasil sudah ada di televisi dan diprint. Kita melihat itu sangat transparan,” pungkasnya.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Sabtu, 14 Oktober 2017

Menteri Asman Ajak Kampus Kaji Njomplangnya Persentase Kelulusan SKD CPNS

Sahabat pembaca blog info seleksi cpns, sudah tahukah anda bahwa beragamnya tingkat kelulusan seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS menjadi perhatian Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur.  Menurutnya, hal itu tidak lepas dari kualitas pendidikan, khusunya pendidikan  tinggi yang ada di berbagai daerah.

Untuk itu, Asman mengajak semua pihak, khususnya kalangan perguruan tinggi untuk ikut memikirkan dan mencari solusi terbaik. "Perguruan tinggi harus ikut memikirkan persoalan ini untuk mencarikan solusinya," ujar Menteri di Bukit Tinggi, Sabtu (14/10).

Bukit Tinggi menjadi salah satu kota tujuan kunjungan Menteri Asman ke Sumatera Barat,  Jumat sampai Minggu  (13 - 15/1 0). Hari pertama, Mebteri menjadi keynote speech dalam seminar internasional yang digelar oleh Universitas Dharma Andalas (Unida) di Padang.  Menteri juga memberikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol, Padang.

Dari Ibukota Provinsi Sumbar, perjalanan dilanjutkan ke Balai Pembibitan Ternak Unggul  dan Hijsuan Pakan Ternak (BPTUHPT) Padang  Mangatas, yang berlokasi di Kabupaten Limapuluh Kota. Sebelum bermalam di Bukit Tinggi, Menteri sempat membuka Festival Budaya di kota yang Desember 2017 nanti genap berusia 233 tahun.

Mebgawali akhir pekan, Sabtu pagi, Menteri Asman pun menikmati udara  sejuk Bukittinggi  Menteri Asman tak lupa jogging bersama Walikota Bukittinggi dan sempat mencicipi penganan khas  kota kelahiran Proklamator Bung Hatta ini.

Dalam keterangan kepada wartawan, baik di Unida, UIN Imam Bonjol serta di Bukittinggi, Menteri menyampaikan bahwa sejak bulsn lalu pemerintah tengah menggelar seleksi CPNS untuk 62 kementerian, lembaga dan Provinsi Kalimantan Utara.

Salah satu yang menjadi keprihatinannya, tingkat kelulusan pada Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di berbagai daerah tidak merata. Tertinggi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta,  yang mencapai 24 persen. Tapi untuk liar Jawa, angkanya di bawah 10 persen. "Bahkan untuk Papua kurang dari tiga persen," ujarnya.

Menurut Doktor Ekonomi Islam dari Unair ini, hal itu menggambarkan  adanya gap kualitas pendidikan yang cukup njomplang per wilayah. Untuk itu, Menteri mengajak semua pihak, khususnya kalangan  akademisi  untuk ikut mengkaji, menemukan akar permasalahannya, seta mencari solusinya . "Dimana permasalahannya. Apakah guru atau kurikulumnya, jam mengajarinya, arau sarana dan  prasaranya yang tidak mendukung," sergahnya.

Menurut Menteri seharusnya dengan penerapan teknologi yang sudah merambah ke seluruh daerah, tak ada lagi jarak antara daerah satu dengan daerah lain. "Semuanya ada dalam genggaman, termasuk sistem pembelajaran. Harusnya tak ada masalah. Tapi nyatanya gap masih tinggi. Ini tantangan kita semua. Pemikiran kita bersama.," tegas Asman.

Salah satu tips yang ditawarkan pria kelahiran Padang Pariaman, 25 Februari 1961 ini adalah mengajak semua pihak, termasuk kalangan akademisi untuk keluar dari rutinitas. "Guru besar jangan puas dengan gelar dan status.Tingkatkan inovasi dan cari terobosan. Kalau  terjebak dengan urusan rutin pasti kita akan tertinggal," tegas Asman.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Kamis, 12 Oktober 2017

SKD CPNS Kementerian PANRB Digelar di 19 Lokasi

Sahabat pembaca blog info seleksi cpns, sudah tahukah anda bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengumumkan lokasi dan waktu ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS. Meskipun peserta yang dipanggil hanya 108 pelamar, tetapi  lokasi SKD CPNS ini dilaksanakan di 19 titik atau kota di berbagai daerah.

Lokasi SKD meliputi Unit Pelaksana Teknis (UPT), Kantor Regional (KANREG), Bengkulu Mandiri BKN dan Lampung Mandiri BKN. Sedangkan waktu pelaksanaan  SKD berlangsung tanggal 17-29 Oktober 2017.

Kepala Bagian Komunikasi Publik Kementerian PANRB Suwardi Sanmuhyi mengatakan, peserta ujian akan mengikuti test di daerah yang berdekatan dengan domisili masing-masing. "Dengan demikian bisa menghemat biaya transportasi," ujarnya di Jakarta, Kamis (12/10).

Ditambahkan, bahwa pelamar hanya diperkenankan membawa KTP atau surat keteranan pengganti identitas yang telah disahkan oleh pejabat berwenang dan kartu tanda peserta ujian ke dalam ruang ujian. "Panitia menyediakan fasilitas penitipan untuk barang milik pelamar selain dari yang diperkenankan," imbuhnya.

Suwardi menambahkan hasil dari ujian nantinya merupakan hasil dari pelamar sendiri, segala bentuk kecurangan akan ditindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jika ada pelamar yang tidak hadir dalam seleksi yang dimaksud, dianggap mengundurkan diri dari kepesertaan seleksi secara keseluruhan.

Dijelaskan, SKD CPNS Kementerian PANRB digabung dengan instansi lain, sehingga waktunya tidak bersamaan. "Ada yang ikut sesi pertama, ada yang sesi dua dan seterusnya," ujarnya. 

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Senin, 09 Oktober 2017

Hari Ini SKD Pelamar CPNS Periode II Mulai Digelar

Sahabat pembaca blog info seleksi cpns, sudah tahukah anda bahwa Hari ini, Senin (9/10/2017) Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) sejumlah kementerian yang membuka rekrutmen CPNS periode II tahun 2017, dimulai. Salah satu instansi yang melangsungkan SKD mulai hari ini adalah Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam). Total peserta SKD Kemenkopolhukam berjumlah 1.495 orang. Pelaksanaan SKD berlangsung hari ini dan besok, Selasa (10/10/2017) dan seluruhnya akan berlangsung di Kantor Pusat BKN.

Peserta SKD Kemenkopolhukam pada Senin (9/10/2017) semestinya berjumlah 360 orang (dari formasi umum dan formasi cumlaude namun hanya 196 peserta hadir. Hingga berita ini diturunkan belum diperoleh kejelasan informasi mengenai alasan ketidakhadiran mereka. Dari 196 peserta tersebut 45 peserta dari formasi umum mampu melampaui passing grade SKD.
Sementara itu pada hari ini, Senin (9/10/2017) mulai digelar pula Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dengan CAT bagi pelamar CPNS Kementerian Hukum dan HAM formasi Dokter, Dokter Spesialis dan Sarjana S1. SKB tersebut akan berlangsung hingga 11 Oktober 2017. Sementara itu SKB untuk D3 dan SLTA/sederajat akan berlangsung 23 Oktober sampai dengan 28 Oktober 2017.
Di bagian lain BKN melalui website www.bkn.go.id, Senin (9/10/2017) mengumumkan nama-nama peserta rekrutmen CPNS 2017 yang berhak mengikuti SKD beserta lokasi dan jadwal seleksi. SKD CPNS BKN akan berlangsung di Kantor Pusat BKN dan 13 Kantor Regional BKN. Pelaksanaan SKD akan dibagi menjadi sejumlah sesi yang akan berlangsung pada 11, 12, 13, 16 dan 19 Oktober 2017. Kepala Bagian Hubungan Media Pengaduan Masyarakat, Herman mengatakan peserta SKD BKN diharapkan memperhatikan sejumlah Ketentuan :
  1. Peserta diharapkan hadir 60 menit sebelum pelaksanaan SKD;
  2. Peserta wajib menunjukkan :
  3. KTP asli/surat keterangan, telah melakukan perekaman e-KTP;
  4. Kartu tanda bukti pendaftaran CPNS;
  5. Kartu peserta ujian CPNS;
  6. Bagi peserta yang tidak dapat menunjukkan bukti-bukti tersebut, panitia berhak membatalkan keikutsertaan sebagai peserta ujian CPNS BKN 2017.
Ketentuan selanjutnya dapat dilihat pada link berikut ini :
PENGUMUMAN JADWAL SKD CPNS BKN 2017
Berita ini bersumber dari BKN.

Share:

Minggu, 01 Oktober 2017

Anggota DPR RI Pantau SKD CAT Kemenkum dan HAM Wilayah Aceh

Sahabat pembaca blog info seleksi cpns, sudah tahukah anda bahwa Anggota DPR RI, Nasir Djamil memantau pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Computer Assisted Test (CAT) rekrutmen CPNS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) yang digelar di Universitas Abulyatama, Aceh, Minggu (1/10/2017).

Dalam kunjungannya Nasir didampingi antara lain oleh Kepala Kantor wilayah Kemenkumham Aceh  dan Kepala Kantor Regional XIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Aceh. Pada kesempatan itu Nasir mengapresiasi positif pelaksanaan SKD menggunakan CAT BKN.

Sementara itu Kepala Kanreg XIII BKN Aceh, Makmur Ibrahim menjelaskan bahwa dalam SKD ini peserta harus mencapai nilai passing grade pada masing-masing kriteria soal SKD yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). “Walaupun total nilainya tinggi tapi salah satu kreteria tidak terpenuhi nilainya, maka peserta tidak lulus SKD”.

Di sela-sela kunjungannya, Nasir menyempatkan diri bertatap muka dan memberikan arahan kepada peserta SKD yang lulus agar mempersiapkan diri menghadapi tes berikutnya.

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Rabu, 27 September 2017

“Laksanakan Tes CPNS Dengan Yakin pada Kemampuan Diri dan Hanya Percaya Pada Tuhan YME”

Sahabat pembaca blog info seleksi cpns, sudah tahukah anda bahwa pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia formasi DIII dan SMA/sederajat, Rabu (27/9/2017) memasuki hari ke-tiga. Dalam pelaksanaan tes yang berlangsung sejak 25 September 2017 lalu Keken Gustiawan dari lokasi pelaksanaan tes di Bengkulu sukses menjadi top scorer dengan berhasil meraih nilai 434.

Sementara itu, perjalanan proses rekrutmen CPNS 2017 diwarnai oleh sejumlah hal unik yang dilakukan peserta. Setelah sebelumnya ditemukan berbagai aksi kegigihan peserta dalam melaksanakan tes seperti ibu hamil yang begitu bersemangat menjalani ujian, peserta yang mendukung pemberian ASI eksklusif dengan membawa bayinya ke lokasi tes dan gigih belajar di lokasi-lokasi tes sebelum ujian berlangsung, kini ditemukan pula sejumlah peserta yang membawa benda-benda yang diyakini sebagai jimat untuk mendukung kesuksesan pelaksanaan ujian. Jimat-jimat itu ditemukan saat dilakukan body check oleh petugas kepada para peserta di beberapa lokasi ujian seperti di Sulawesi, Kalimantan, Yogyakarta, dan Palembang.

Terhadap para peserta yang membawa jimat, Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan, Selasa (26/9/2017) di ruang kerjanya mengatakan “Seluruh peserta CPNS Tahun 2017 diharapkan untuk tidak percaya pada jimat. Harus percaya dengan kemampuan diri, berserah dan memohon hanya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Ridwan.

Ridwan melanjutkan, aturan yang berlaku pada SKD melarang peserta membawa benda selain kartu ujian dan identitas diri. “Jadi bagi peserta yang kedapatan membawa jimat, akan langsung disita oleh panitia setempat atau dimasukkan ke dalam tas dan diletakkan di dalam loker yang terletak di luar ruang ujian. Bagi jimat yang disita petugas dapat kembali diambil setelah ujian selesai,” pungkasnya.

Keunikan lain yang juga ditemukan dalam pelaksanaan SKD tersebut adalah terdatanya nama-nama peserta yang mirip nama artis terkenal baik dari dalam negeri dan luar negeri. “Ini petugas-petugas pengawas SKD CAT dari berbagai titik melaporkan adanya nama-nama peserta yang unik seperti Gito Rolix, Roma Irama, James Bond dan Bryan Adam”, jelas Karo Humas. Namun beberapa peserta yang namanya mirip artis itu, yakni james Bond dan Bryan Adam tidak lolos passing grade SKD CAT BKN.

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Selasa, 26 September 2017

Kelulusan Administrasi CPNS Gelombang 2 Diumumkan 30 September

Sahabat pembaca blog Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa sebanyak 1.117.943 orang telah melamar sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) gelombang dua sejak dibuka pada tanggal 11 September 2017 lalu. Pendaftaran resmi ditutup hari ini, 25 September 2017 pukul 24.00WIB.

Setelah semua proses pendaftaran ditutup, selanjutnya seleksi administrasi akan dilakukan pada tanggal 30 September 2017 mendatang.

"Pengumuman seleksi administrasi 30 september 2017," kata Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB, Herman Suryatman kepada detikFinance, Senin (25/9/2017).

Setelah itu pelamar akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada 9-20 Oktober 2017 sesuai dengan teknis pelaksanaan intansi masing-masing. Apabila lolos, maka pelamar akan mengikuti Seleksi Kompetisi Bidang (SKB). 

"Seleksi Kompetensi Bidang (SKD) 9 sampai dengan 20 Oktober 2017. Teknis pelaksanaan ada di instansi. Selesai SKD lanjut SKB kemudian integrasi hasil SKD dan SKB. Pengumuman kelulusan akhir 20 november 2017," terangnya.

Seperti diketahui, pemerintah telah membuka lowongan CPNS gelombang dua untuk 60 Kementerian dan Lembaga, serta satu pemerintah daerah, yaitu Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Jumlah formasi yang disediakan pemerintah pada penerimaan CPNS gelombang kedua tahun 2017, yaitu sebanyak 17.928 formasi. Pelamar masih memiliki waktu untuk mendaftar hingga pukul 24.00WIB nanti.

Berita ini bersumber dari Detik Finance.
Share:

Seleksi CPNS 2017 Makin Ketat, Satu Kursi Diperebutkan 65,5 Orang

Sahabat pembaca Blog Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa jumlah pelamar CPNS 2017 gelombang II yang melalui web SSCN BKN saat penutupan pendaftaran pada tanggal 26 Sept 2017 hingga pukul 00.01 WIB mencapai 1.295.925 orang. Bila digabungkan dengan jumlah pelamar pada gelombang pertama yakni 1.137.731 pelamar, maka pelamar CPNS tahun 2017 ini mencapai 2.433.656 orang.  

Pelamar tersebut memperebutkan 37.138 formasi, yakni seleksi gelombang pertama sebanyak 19.210 formasi dan gelombang kedua 17.928 formasi. Kalau diambil rata-rata, maka satu jabatan diperebutkan oleh 65.5 pelamar.

Seperti diberitakan sebelumnya, seleksi CPNS tahun ini dilaksanakan dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama hanya dua instansi, yakni Kementerian Hukum dan HAM dan Mahkamah Agung, sedangkan gelombang kedua terdiri dari 60 kementerian/lembaga dan pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Jumlah pendaftar CPNS tahun 2017 ini mendekati jumlah pelamar CPNS secara online pada pada tahun 2014 yang mencapai  2.603.780 orang, dan sempat tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI). Saat itu, pemerintah membuka lowongan sebanyak 65 ribu formasi CPNS, terdiri dari 25 ribu formasi CPNS untuk instansi pemerintah pusat, dan 40 ribu formasi untuk pemerintah daerah. Saat itu, tingkat persaingan berada di angka 1 : 40.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur, dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa pemerintah menerapkan kebijakan minus growth dalam penerimaan CPNS tahun 2017 ini. Hal itu juga tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 20/2017 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2017.

Dalam menetapkan kebutuhan PNS, diarahkan untuk jenis jabatan yang mendukung Nawacita dan rencana pembangunan jangka menengah nasional. Jabatan dimaksud adalah yang melaksanakan tugas teknis dengan prioritas di bidang pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, pembangunan infrastruktur, pembangunan poros maritim, pembangunan ketahanan energi, jabatan untuk melaksanakan pembangunan ketahanan pangan, penegak hukum. Jabatan lain yang dibutuhkan untuk program dukungan reformasi birokrasi serta formasi khusus untuk Kementerian/Lembaga yang mempunyai lembaga pendidikan kedinasan, putra/putri lulusan terbaik dengan pujian/cum laude, penyandang cacat/disabilits, serta putra/putri berprestasi internasional.

Namun untuk tahun 2017 ini, prioritas jabatan dalam pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil bagi instansi pusat adalah jabatan fungsional dan jabatan teknis lain yang merupakan tugas inti (core business) dari instansi dan mendukung Nawacita serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional. Sedangkan untuk instansi daerah diprioritaskan pada jabatan Guru, Dokter, Perawat, serta jabatan-jabatan yang berkaitan  dengan pembangunan infrastruktur.

Kalau tahun ini ada pembukaan lowongan CPNS untuk sebagian besar pemerintah daerah, diperkirakan peminatnya akan jauh lebih banyak, dan boleh jadi memecahkan rekor MURI tahun 2014. Pasalnya, formasi instansi pemerintah pusat tahun ini tidak ada jabatan untuk guru dan tenaga kesehatan, yang biasanya banyak dibutuhkan oleh pemerintah daerah. Dengan demikian, banyak sarjana keguruan yang hingga saat ini belum bisa melamar. 

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.

Share:

Senin, 25 September 2017

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) ingin mendapatkan SDM terbaik dalam penerimaan CPNS gelombang kedua

Sahabat pembaca blog Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur meminta 61 Kementerian/Lembaga dan Pemprov Kalimantan Utara yang membuka penerimaan CPNS gelombang kedua ini untuk lebih serius dan fokus dalam melaksanakan seleksi, sehingga mendapatkan SDM terbaik. Menteri juga minta agar masing-masing instansi juga melakukan pengawasan dalam proses seleksi, sehingga tidak terjadi kecurangan sekecil apapun.

“Walau BKN sudah siap melaksanakan seleksi dengan sistem CAT, tapi pihak K/L harus terlibat dalam pengawasan,  seperti dilakukan Kementerian Hukum dan HAM yang langsung mengawasi jalannya seleksi CPNS,” ujar Asman saat memimpin rapat pelaksanaan seleksi CPNS bersama Sekjen/Sesmen/Sestama dari 60 K/L serta Sekda Provinsi Kalimantan Utara, di Kantor Kementerian PANRB, Senin (25/09).

Dalam kesempatan itu, Menteri Asman juga mengatakan akan mengunjungi lokasi seleksi CPNS periode II ini, guna memastikan seleksi CPNS berjalan lancar serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal serupa juga dilakukan Menteri Asman dengan meninjau beberapa lokasi penyelenggaraan seleksi CPNS di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, tanggal 25 September 2017 merupakan hari terakhir  pendaftaran CPNS gelombang II. Tahapan selanjutnya, pihak kementerian/lembaga melakukan seleksi administrasi, dan yang dinyatakan  lulus berhak mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan sistem Computer Assissted Test (CAT).

Sebagian besar CAT akan dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), tetapi ada sebagian yang melakukan tes dengan CAT Uji Kompetensi Guru (UKG) milik Kemenetrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Facebook Page

Pesan Sponsor

Pesan Sponsor

loading...

Pesan Sponsor

Statistik Blog

Diberdayakan oleh Blogger.